SEMANGAT TAK MENGENAL USIA
Refleksi berharga dari Peserta Kembara Anggota Utama PKS Banten

Kemah Bela Negara (KEMBARA) bagi Anggota Utama Partai Keadilan Sejahtera Provinsi Banten yang digelar pada 10–12 Juli 2026 di kawasan Gunung Malang, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, tidak hanya menjadi ajang pembinaan fisik dan mental bagi para kader. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menghadirkan pelajaran berharga tentang arti militansi, loyalitas, dan ketangguhan kader PKS.
Salah satu kesan mendalam datang dari peserta termuda KEMBARA, Ihyaudin, Ketua DPD PKS Kota Serang yang juga menjadi ketua DPD termuda di Provinsi Banten. Baginya, mengikuti KEMBARA merupakan pengalaman yang mengubah cara pandangnya tentang makna perjuangan seorang kader.
Ihyaudin mengaku sempat memperkirakan rangkaian kegiatan yang padat selama 3 hari 2 malam tersebut akan menjadi tantangan berat, terutama karena mayoritas peserta berusia di atas 50 tahun. Namun, kenyataan di lapangan justru menunjukkan hal yang sebaliknya.
“Awalnya saya berpikir agenda sepadat ini akan cukup berat bagi peserta yang usianya sudah tidak muda lagi. Tetapi ternyata saya salah. Justru mereka menunjukkan semangat yang luar biasa dan menjadi inspirasi bagi kami yang lebih muda,” ujarnya.
Selama kegiatan, peserta harus menempuh berbagai tantangan, mulai dari mendaki jalur pegunungan, melewati medan yang curam, mengikuti latihan kedisiplinan, hingga menjalani pembinaan pada malam hari dengan suhu pegunungan yang dingin. Meski demikian, para kader senior tetap mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat.
Menurut Ihyaudin, secara kasat mata kondisi fisik sebagian peserta mungkin tidak lagi sekuat kader muda. Namun, yang ia saksikan justru memperlihatkan bahwa kekuatan utama seorang kader bukan hanya terletak pada fisik, melainkan pada semangat, keyakinan, dan komitmen terhadap perjuangan.
“Di saat kami mengira tenaga mereka mulai berkurang, justru semangat mereka semakin bertambah. Malam yang dingin, perjalanan yang melelahkan, tidak sedikit pun mengurangi antusiasme mereka. Itu menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi saya,” katanya.
Pengalaman tersebut semakin menguatkan keyakinannya bahwa militansi merupakan salah satu karakter utama yang harus dimiliki setiap kader PKS. Militansi bukan sekadar keberanian menghadapi tantangan, tetapi juga konsistensi dalam mengikuti pembinaan, menjaga disiplin, serta tetap istiqamah dalam mengemban amanah organisasi, kapan pun dan dalam kondisi apa pun.
Dalam organisasi kader seperti PKS, militansi menjadi modal penting untuk menjaga kesinambungan perjuangan. Seorang kader yang militan akan tetap hadir ketika dibutuhkan, siap menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, serta terus meningkatkan kapasitas dirinya melalui berbagai proses pembinaan. Nilai inilah yang menjadi fondasi agar organisasi tetap kokoh menghadapi berbagai dinamika dan tantangan zaman.
Ihyaudin menilai semangat yang ditunjukkan para kader senior di KEMBARA harus diwariskan kepada generasi kader berikutnya. Menurutnya, kader muda perlu belajar bahwa usia bukanlah penghalang untuk terus berkontribusi dan mengabdi.
“Ini adalah semangat yang harus ditransformasikan kepada kader-kader muda. Kami belajar langsung bahwa kader PKS tidak memiliki DNA yang lemah. Justru kami melihat semangat juang yang terus menyala, meskipun usia mereka sudah tidak muda lagi,” tegasnya.
KEMBARA PKS Banten pun menjadi bukti bahwa proses kaderisasi bukan sekadar membangun kemampuan fisik, tetapi juga membentuk karakter, daya tahan, kepemimpinan, dan loyalitas terhadap nilai-nilai perjuangan. Dari lereng Gunung Malang, para peserta tidak hanya membawa pengalaman berkemah, tetapi juga membawa pulang inspirasi bahwa semangat pengabdian tidak pernah dibatasi oleh usia.
Bagi Ihyaudin, KEMBARA telah memberikan pelajaran yang tidak ditemukan di ruang kelas mana pun: bahwa militansi lahir dari keteladanan. Dan di Gunung Malang, keteladanan itu ia saksikan langsung dari para kader senior yang membuktikan bahwa semangat perjuangan akan selalu lebih kuat daripada keterbatasan fisik. (YIP)




