Puncak Maulid Nabi, PKS Banten Gelar FGD Bersama Pimpinan Ormas Islam dan Pesantren
Perkuat Sinergi, Serap Aspirasi Umat untuk Diperjuangkan dalam Kebijakan
SERANG — Menutup rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Banten menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama para pimpinan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam dan pondok pesantren se-Banten, Ahad (20/9/2026), di Aula DPTW PKS Banten, Kota Serang.
Kegiatan yang diinisiasi Bidang Pengembangan Umat dan Kerukunan Beragama (BPUKB) DPW PKS Banten tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus dialog antara PKS dengan para ulama, pimpinan ormas Islam, dan pesantren dalam membahas berbagai persoalan serta tantangan yang dihadapi umat.
Ketua DPW PKS Banten HM. Najib Hamas, SE, MM mengatakan, peringatan Maulid Nabi tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjalanan dan keteladanan Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat silaturahmi dan mendengarkan nasihat para alim ulama.
Dalam kesempatan tersebut, Najib mengundang sekitar 30 pimpinan ormas Islam dan pondok pesantren untuk menyampaikan pandangan, nasihat, serta aspirasi terkait berbagai persoalan keumatan.
Menurut Najib, sinergi antara ulama, pesantren, ormas Islam, dan pemangku kebijakan menjadi semakin penting di tengah berbagai tantangan global yang dapat memberikan pengaruh terhadap kehidupan masyarakat, termasuk dalam persoalan akidah, akhlak, pendidikan, sosial, dan kehidupan generasi muda.
Karena itu, ia mengajak seluruh elemen umat untuk terus membangun komunikasi dan kolaborasi agar berbagai tantangan tersebut dapat dihadapi secara bersama-sama.
Sementara itu, Ketua Bidang Pengembangan Umat dan Kerukunan Beragama DPW PKS Banten H. Juheni M. Rois, Lc, M.Pd menegaskan komitmen PKS untuk terus membuka ruang dialog dan menyerap aspirasi dari berbagai elemen umat.
Menurut Juheni, keberadaan PKS di parlemen maupun pemerintahan harus dapat menjadi salah satu saluran untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat, termasuk berbagai harapan dan persoalan yang disampaikan oleh ulama, ormas Islam, serta pondok pesantren.
“PKS ingin terus bersama umat, mendengar aspirasi, harapan, sekaligus berbagai tantangan yang dihadapi. Aspirasi tersebut tentu menjadi bagian penting yang perlu diperjuangkan melalui ruang-ruang kebijakan yang tersedia,” ujarnya.
Hadir sebagai pembicara, KH. Ali Ahmadi, MA, Ketua BPUKB DPP PKS, yang menyampaikan tausiyah mengenai perjalanan dan perjuangan dakwah Nabi Muhammad SAW.
Dalam tausiyahnya, Ali mengajak para pimpinan ormas Islam dan pesantren untuk menjadikan keteladanan Rasulullah SAW sebagai inspirasi dalam membangun dakwah yang mampu menjawab tantangan zaman.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antarelemen umat. Menurutnya, tantangan dakwah dan persoalan masyarakat saat ini semakin kompleks sehingga tidak dapat dihadapi sendiri-sendiri.
Semangat kolaborasi tersebut kemudian dilanjutkan melalui FGD. Para pimpinan ormas Islam dan pesantren diberikan ruang untuk menyampaikan pandangan, persoalan, serta aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat.
Diskusi berlangsung dengan berbagai masukan terkait pembinaan umat, pendidikan, dakwah, penguatan keluarga, generasi muda, hingga berbagai persoalan sosial dan kebijakan yang bersentuhan langsung dengan kepentingan umat.
Dari rangkaian dialog tersebut, forum merumuskan Rekomendasi yang berasal dari aspirasi para pimpinan ormas Islam dan pondok pesantren.
Rekomendasi tersebut dibacakan pada penghujung kegiatan dan diharapkan menjadi bahan tindak lanjut serta perjuangan melalui berbagai ruang kebijakan, baik di tingkat daerah maupun melalui jalur regulasi yang relevan.
FGD sekaligus menjadi penutup rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan PKS Banten, dengan semangat memperkuat ukhuwah, membangun kolaborasi, serta menghadirkan keteladanan Rasulullah SAW dalam menjawab berbagai persoalan umat dan masyarakat.





