LATANSA: Saatnya Perempuan PKS Banten Menjadi Lebih Tangguh, Lebih Sehat, dan Lebih Siap Mengabdi
Oleh: Shanty Indriaty Ketua Bidang Perempuan dan Keluarga (Bipeka) DPW PKS Banten

Perempuan adalah madrasah pertama bagi generasi. Dari tangan seorang perempuan lahir kasih sayang, pendidikan, keteladanan, sekaligus kekuatan yang mampu mengubah arah sebuah keluarga, bahkan masa depan sebuah bangsa.
Di balik kelembutannya, perempuan menyimpan ketangguhan. Di balik senyumnya, ada perjuangan yang sering kali tak terlihat. Menjadi seorang ibu, istri, anak, sahabat, sekaligus kader dakwah bukanlah amanah yang ringan. Semua itu membutuhkan hati yang ikhlas, pikiran yang jernih, serta tubuh yang sehat dan kuat.
Karena itulah, LATANSA (Pelatihan Perempuan Siaga) hadir bukan sekadar sebagai kegiatan pelatihan. LATANSA adalah ruang pembentukan karakter. Sebuah perjalanan yang mengajak setiap perempuan PKS Banten untuk bertumbuh menjadi pribadi yang sehat, tangguh, disiplin, sigap, berani menghadapi tantangan, dan siap memberikan manfaat yang lebih luas bagi keluarga, masyarakat, serta bangsa.
Di Bidang Perempuan dan Keluarga (Bipeka), kami meyakini bahwa ketahanan keluarga berawal dari kualitas pribadi setiap anggotanya. Ketika seorang perempuan memiliki fisik yang sehat, mental yang kuat, dan jiwa yang kokoh, ia akan mampu menjadi pendamping terbaik bagi keluarganya, pendidik utama bagi anak-anaknya, penggerak kebaikan di tengah masyarakat, sekaligus pejuang dakwah yang tidak mudah menyerah.
Islam sendiri mengajarkan bahwa kekuatan adalah bagian dari kemuliaan seorang mukmin. Rasulullah ﷺ bersabda:
“Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah, meskipun pada keduanya ada kebaikan.”
(HR. Muslim)
Hadis ini mengingatkan kita bahwa menjaga kesehatan, melatih ketahanan fisik, dan mempersiapkan diri menghadapi berbagai tantangan kehidupan merupakan bagian dari ibadah dan ikhtiar untuk memberikan pengabdian terbaik kepada Allah SWT.
Melalui LATANSA, kita belajar melampaui batas diri. Kita belajar bahwa rasa lelah bukan alasan untuk berhenti, tetapi bagian dari proses menjadi pribadi yang lebih kuat. Kita belajar bahwa kebersamaan melahirkan semangat, dan ukhuwah menjadikan setiap langkah terasa lebih ringan.
Saya mengajak seluruh kader perempuan PKS Banten, para ibu, remaja putri, dan perempuan-perempuan hebat di Banten untuk menjadikan LATANSA sebagai momentum perubahan. Mari hadir dengan semangat belajar, semangat bertumbuh, dan semangat melayani. Jadikan setiap tantangan sebagai sarana menempa diri agar menjadi perempuan yang semakin berkualitas.
Saya percaya, dari LATANSA akan lahir perempuan-perempuan PKS yang sehat raganya, kokoh imannya, cerdas pikirannya, tangguh mentalnya, dan luas manfaatnya. Perempuan-perempuan yang mampu menguatkan keluarga, menggerakkan masyarakat, serta menjadi bagian penting dalam membangun Banten dan Indonesia yang lebih baik.
Karena ketika perempuan bertumbuh, keluarga akan semakin kokoh. Ketika keluarga kokoh, masyarakat akan semakin kuat. Dan ketika masyarakat kuat, Indonesia akan semakin maju.
Mari bergabung dan menjadi bagian dari perjalanan ini.
LATANSA bukan sekadar pelatihan. LATANSA adalah ikhtiar membangun perempuan yang siap memimpin, siap mengabdi, dan siap menjadi cahaya bagi sekitarnya.
Perempuan Siaga, Keluarga Berdaya, Indonesia Jaya.




