ArtikelKabar WilayahKutipan Media

ADA APA DENGAN RAMADHAN?

Begitu Istimewanya Bulan Ramadhan sampai banyak Kitab dan Buku membahasnya secara khusus.

ADA APA DENGAN RAMADHAN?

Ramadhan tiba..

Ramadhan tiba..

Ramadhan tiba..

Marhaban ya Ramadhan…

Marhaban ya Ramadhan…

Marhaban ya Ramadhan…

Marhaban ya Ramadhan…

Sepenggal lirik lagu “Ramadhan Tiba” milik Musisi ternama Indonesia Opick “Tombo Ati” selalu menjadi lagu pengantar saat menjelang datangnya Bulan Ramadhan. Lantas bila Ramadhan sudah tiba apa yang terjadi? apakah ada bedanya dengan kedatangan bulan Hijriyah lainnya? Spesialkah bulan Ramadhan tersebut? karena hampir semua musisi Muslim Dunia menciptakan Lagu bertema Ramadhan.

Tidak hanya lagu, begitu spesialnya Ramadhan bahkan beberapa penulis membuat buku dengan tema Ramadhan seperti “Ramadhan, agar tak sekedar Lapar dan Dahaga” karya DR. Aidh Al Qarni, MA, “Manusia paling bahagia di Bulan Ramadhan, siapa dan bagaimana?” karya Abdurrahman Al Yahya, ada juga “Ramadhan bertabur berkah” yang ditulis oleh Abu Utsman Kharisman. Dan banyak buku-buku lainnya bertema Ramadhan.

Dengan demikian artinya bahwa Ramadhan memiliki keisitimewaan, lantas apa yang membuat Bulan Ramadhan berbeda dan istimewa dari bulan lainnya, tentu adanya kewajiban Ibadah Puasa sebulan penuh salahsatu hal paling mudah diketahui umat manusia bukan saja Umat Islam tapi pemeluk agama lainpun mengetahuinya jika Ramadhan adalah bulan kewajiban Puasa bagi Umat Islam.

Pada kesempatan ini penulis akan mencoba mengurai beberapa keistimewaan Bulan Ramadhan yang dirangkum dari berbagai sumber terlebih dari Al-Qur;an dan hadits. Diantaranya :

JALAN MENUJU SURGA

Di antara keistimewaan yang Allah berikan kepada bulan Ramadhan adalah apa yang disebutkan dalam sebuah hadits shahih yang berbunyi, “Apabila datang bulan Ramadhan, pintu-pintu surga dibuka.” (HR. Al-Bukhari). Terdapat juga hadits serupa yang diriwayatkan dari Abu Hurairah, ia berkata, “Rasulullah SAW. bersabda, ‘Apabila masuk bulan Ramadhan, pintu-pintu langit dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan syetan-syetan dirantai.”

Di situ disebutkan dengan jelas berita-berita gembira di bulan Ramadhan bagi orang-orang yang beriman, yaitu berupa banyaknya amal kebaikan yang dapat mengantarkan mereka ke surga, dimudahkannya bagi mereka berbagai sebab yang dapat membantu mereka untuk melakukan amal shalih dan melipatgandakannya, serta Allah telah menjadikan bagi mereka faktor-faktor yang dapat membuat mereka menahan diri dan berpaling dari kemaksiatan. Di bulan Ramadhan juga tipu daya syetan dilemahkan, sehingga syetan pun tidak mampu untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan.

BULAN PENGAMPUNAN DOSA

Di antara keutamaan puasa Ramadhan adalah apa yang disebutkan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwasanya Nabi bersabda, “Siapa yang berpuasa pada bulan Ramadhan atas dasar keimanan dan mengharap pahala dari Allah, maka diampuni baginya dosanya yang telah lalu.” (HR. Al-Bukhari, Muslim dkk.)

Oleh karena itu, siapa yang berpuasa pada bulan tersebut dengan meyakini kewajibannya, mengharapkan pahala dan balasan dari Rabbnya, serta bersungguh-sungguh dalam meniti sunnah nabi-Nya pada bulan tersebut, maka hendaklah ia bergembira dengan ampunan dari Rabbnya. Jika pahala puasa dilipatgandakan tanpa batas, maka amal orang yang berpuasa di bulan Ramadhan juga dilipatgandakan. Hal itu sebagaimana disebutkan dalam hadits riwayat Salmân RA dari Nabi Muhammad SAW. Di dalamnya disebutkan, “Siapa yang mendekatkan diri kepada Allah pada bulan itu (Ramadhan) dengan salah satu amal baik (amalan sunnah), maka ia seperti orang yang menunaikan satu amal wajib pada bulan selain Ramadhan. Dan siapa yang menunaikan sutu amal wajib di bulan Ramadhan, maka ia seperti menunaikan tujuh puluh amal wajib pada bulan selain Ramadhan.”

Juga Para Malikat memohonkan kepada Allah SWT, untuk orang-orang yang berpuasa supaya dosa-dosa mereka ditutup dan dihapuskan. Hal itu sebagaimana yang disebutkan dalam hadits riwayat Abu Hurairah dari Nabi, beliau bersabda, “Para malaikat memohonkan ampun bagi mereka (orang-orang yang berpuasa), sampai mereka berbuka.” (HR. Ahmad)

BULAN BERBAGI

Ramadhan adalah bulan simpati, dan berbuat amal kebaikan. Dan Allah mencintai orang-orang yang berbuat kebaikan, serta menjanjikan kepada mereka ampunan, surga, dan keberuntungan. Ihsan (berbuat amal kebaikan secara paripurna) merupakan tingkatan iman yang paling tinggi. Maka, tidak usah Anda tanya kedudukan orang memiliki sifat tersebut di surga kelak, dan kenikmatan serta bentuk kemuliaan apa yang akan didapatkannya.

Di bulan yang penuh berkah ini, mudah sekali untuk memberi makan dan memberi makanan berbuka untuk orang-orang yang berpuasa. Hal itu termasuk faktor penyebab diampuninya dosa-dosa, terbebas dari api neraka, dan dilipatgandakannya pahala, serta faktor penyebab seseorang bisa mendatangi telaga Nabi, yang siapa minum seteguk air darinya, ia tidak akan pernah merasa haus selama-lamanya. Kita berdoa kepada Allah dengan anugerah dan kemurahan-Nya, semoga Allah berkenan mengantarkan kita ke telaga Nabi tersebut.

Kedermawanan adalah luasnya pemberian, baik dengan bersedekah dan yang lainnya. Rasulullah SAW. meningkatkan kedermawanannya di bulan Ramadhan karena memanfaatkan kemuliaan waktu, yang di dalamnya dilipatgandakan amal dan pahala. Amalan yang menggabungkan antara puasa dan sedekah memiliki potensi yang lebih kuat dalam hal menggugurkan dosa-dosa, dan melindungi diri dari api neraka. Oleh karena itu dalam sebuah hadits shahih disebutkan, “Puasa itu perisai.” Artinya, pelindung dari api neraka. Dan di dalam hadits shahih lainnya Rasulullah SAW. pernah bersabda, “Takutlah akan siksa neraka sekalipun dengan secuil kurma.”

Sejatinya masih banyak poin-point keistimewaan dan fadilah bulan Ramadhan yang dijelaskan dalam AL-Qur’an dan Hadits termasuk kitab para Ulama, namun ketiga hal tersebut mestinya cukup menjadi motivasi bagi kita untuk memanfaatkan Ramadhan dengan maksimal agar tak terlewat setiap kebaikan-kebaikan yang Allah SWT hadirkan didalamnya.

Semoga Ramadhan Tahun ini kita jadikan kesempatan untuk berlomba-lomba melakukan kebaikan dan memperbanyak amalan-amalan Sunnah dan Wajib, karena inilah Bulan dimana Allah SWT memberikan pahala Sunnah seperti pahala Wajib, dan pahala wajib dilipatgandakan dan kelak kita kelak mampu meningkatkan derajat Takwa sebagaimana tujuan dari Puasa itu sendiri. Selamat menjalkankan Ibadah Puasa Ramadhan 1447 H, Mohon maaf lahir dan batin.

 

Syarief Hidayatullah

(Staff Bid. KOMDIGI DPW PKS Banten)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button